![]() |
| PWI, Madura United FC mendistribusikan 600 paket bantuan kepada penduduk setempat |
ASLIKARTU - Asosiasi Jurnalis Indonesia (PWI) -Pabekasan Babak, Klub Sepakbola Madura United, dan Yayasan Peduli Indonesia untuk Madura (YMPI) menyumbangkan 600 paket bantuan kepada penduduk setempat yang sakit akibat dampak pandemi virus coronavirus (COVID-19) yang baru. Agen Poker
Sekitar 200 paket bantuan, masing-masing berisi tiga kilogram beras, satu liter minyak goreng, dan empat bungkus mie instan, dibagikan kepada mereka yang membutuhkan di halaman depan markas Madura United FC di Pamekasan, Jawa Timur, pada hari Sabtu.
"Program bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap mereka yang terkena dampak pandemi coronavirus. Kami optimis dengan langkah ini yang menginspirasi anggota masyarakat lainnya di Pamekasan dan tempat-tempat lain," kata Direktur PT Polana Bola Madura Ziaul Haq Abdurrahim.
Dalam mendistribusikan paket bantuan, para penerima diperintahkan untuk mempraktekkan langkah-langkah pencegahan COVID-19 pemerintah Indonesia, seperti jarak fisik yang direkomendasikan dan memakai masker wajah, katanya.
Sementara itu, relawan secara langsung membagikan sekitar 400 paket bantuan lainnya ke rumah-rumah penerima, menurut Kepala YMPI Umar Wahid.
Agen Domino
The Madura United Football Club juga menyumbangkan 200 perangkat cuci tangan dan seribu masker wajah ke masjid-masjid lokal.
Wabah coronavirus awalnya menyerang kota Wuhan di Cina pada akhir 2019, tetapi kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.
Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan kasus yang dikonfirmasi pertama di negara itu pada 2 Maret.
Sejak itu, pemerintah pusat dan daerah di seluruh negeri telah berupaya keras untuk meratakan kurva dengan memberlakukan protokol layanan kesehatan dan pembatasan sosial.
Dalam memutus rantai penyakit coronavirus baru ini yang berdampak pada daya beli banyak keluarga di Indonesia, pembatasan sosial berskala besar juga diterapkan di beberapa kota lain, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Pemerintah pusat juga telah melarang perjalanan ke rumah, atau secara lokal dikenal sebagai "mudik," selama bulan puasa Ramadhan dan musim liburan Idul Fitri.
Larangan akan diberlakukan sampai 31 Mei 2020, untuk transportasi darat; 15 Juni 2020, untuk transportasi kereta api; 8 Juni 2020, untuk transportasi laut; dan, 1 Juni 2020, untuk transportasi udara. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar