![]() |
| MPR mencari perhatian pemerintah untuk kelompok-kelompok yang rentan terhadap COVID-19 |
ASLIKARTU - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo telah meminta pemerintah untuk fokus pada kebutuhan Agen Poker dasar dan kelangsungan hidup kelompok orang yang rentan terhadap paparan COVID-19.
Kelompok-kelompok rentan ini adalah pekerja khusus di bidang layanan kesehatan publik, seperti dokter dan perawat; pekerja di sektor informal, UKM, pedagang, antara lain; pekerja yang menawarkan layanan, termasuk pengemudi angkutan umum, taksi sepeda motor online, dan petugas di terminal; pekerja produksi; dan pekerja lepas, seperti pekerja seni, fotografer, dan jurnalis.
"Kami mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian yang sangat dibutuhkan pada kebutuhan dasar dan kelangsungan hidup beberapa kelompok rentan ini dengan menerapkan kebijakan yang tidak membahayakan kepentingan pihak-pihak tertentu," kata Soesatyo dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Selasa.
Ketua MPR menganggap bahwa kebijakan itu perlu karena sebagian besar kelompok rentan berisiko kehilangan sumber pendapatan mereka karena mempraktikkan kebijakan jarak sosial dan jarak fisik yang bertujuan mencegah transmisi COVID-19.
Di sisi lain, kebijakan jarak sosial dan jarak fisik juga memiliki dampak negatif karena dapat membunuh pekerjaan yang bergantung pada interaksi sosial.
Soesatyo juga mendorong pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, untuk memastikan ketersediaan peralatan perlindungan yang memadai untuk semua tenaga medis dan paramedis yang bertugas.
"Saya juga menyampaikan kepada pemerintah untuk mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan produksi peralatan pelindung," katanya.
Soesatyo juga meminta pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan stimulus ekonomi untuk menghidupkan kembali perekonomian rakyat yang pendapatannya telah menukik atau berhenti karena diberlakukannya pembatasan sosial.
Ketua MPR percaya bahwa stimulus dapat ditawarkan dengan memberikan bantuan ekonomi tambahan, seperti uang tunai dan kebutuhan pokok.
"Mendorong pemerintah untuk memastikan keselamatan kerja dan jaminan keamanan bagi pekerja dalam layanan, seperti layanan transportasi, layanan pengiriman barang, dan layanan keahlian, yang merupakan salah satu kelompok yang rentan terpajan COVID-19," katanya.
Soesatyo juga mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, untuk memberikan perhatian serius pada aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bagi pekerja pabrik, tidak hanya dalam bentuk menyediakan masker atau pembersih tangan tetapi juga peralatan dan keamanan perlindungan diri yang memadai. jaminan di tempat kerja.
Soesatyo juga mengimbau pemerintah untuk merekayasa beberapa upaya nyata, sehingga anggota masyarakat dapat mempraktikkan jarak sosial dan jarak fisik tanpa mengancam mata pencaharian utama mereka. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar