Selasa, 31 Maret 2020

COVID-19: Pesta pernikahan bubar di Sulawesi Selatan

COVID-19: Pesta pernikahan bubar di Sulawesi Selatan
COVID-19: Pesta pernikahan bubar di Sulawesi Selatan

ASLIKARTU - Satuan Tugas COVID-19 di Provinsi Sulawesi Selatan telah membubarkan sejumlah pesta pernikahan karena pertemuan semacam Agen Poker itu berpotensi memperburuk penyebaran virus corona, kata Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman pada hari Selasa.

Pasangan yang berencana menikah dan telah terdaftar di kantor urusan agama sebelum kebijakan kerja-dari-rumah mulai berlaku harus mempertimbangkan untuk mengambil kontrak pernikahan sehubungan dengan wabah COVID-19, tambahnya.

"Mengambil kontrak pernikahan hanya membutuhkan enam orang - seorang wali, seorang wakil urusan agama setempat, dua saksi, di samping pengantin," jelasnya.

Bahkan, untuk mencegah penyebaran infeksi coronavirus, para ulama dan ustadz (pendeta Muslim) telah meminta pasangan yang ingin menikah untuk memilih kontrak pernikahan karena jumlah orang yang diperlukan untuk upacara semacam itu terbatas, katanya lebih lanjut.


Pengantin perempuan, wali, wakil urusan agama setempat, dan saksi yang berpartisipasi dalam pernikahan kontrak harus mengikuti pedoman WHO, terutama mereka yang menjaga jarak secara fisik, sarannya.

Sulawesi Selatan telah melaporkan 50 kasus virus korona yang dikonfirmasi pada hari Senin (30 Maret).

Dalam perkembangan terkait, Kementerian Agama telah meluncurkan layanan pendaftaran online untuk orang Indonesia yang berencana menikah, sebagai bagian dari upaya untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Pengantin laki-laki dan perempuan dapat mengakses layanan pendaftaran online kementerian di simkah.kemenag.go.id, direktur jenderal dari Bimbingan Komunitas Islam di Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, memberitahu wartawan pada hari Selasa.

"Karena kebijakan kerja-dari-rumah, karyawan kementerian masih bisa melayani mereka yang membutuhkan," katanya, sambil meminta pasangan yang berencana mengadakan pesta pernikahan untuk mempertimbangkan status darurat COVID-19 saat ini. Agen Sakong


0 komentar:

Posting Komentar