Sabtu, 09 Mei 2020

Surabaya tidak memperpanjang izin mengemudi pelanggar PSBB

Surabaya tidak memperpanjang izin mengemudi pelanggar PSBB
Surabaya tidak memperpanjang izin mengemudi pelanggar PSBB

ASLIKARTU - Pemerintah provinsi Jawa Timur telah mengancam tidak akan memperpanjang SIM untuk pengemudi dan pengemudi selama enam bulan jika mereka melanggar pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Surabaya Besar. Agen Poker

"Mereka yang melanggar (PSBB) tidak akan dilayani untuk memperpanjang SIM (SIM) dan mengajukan SKCK (surat izin polisi)," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di sini pada hari Sabtu.

Fase pertama PSBB di Surabaya Besar, meliputi ibukota provinsi Jawa Timur, Surabaya, dan kabupaten Sidoarjo dan Gresik, akan berakhir pada 11 Mei 2020. Namun, kemungkinan besar akan diperpanjang 14 hari lagi: dari 12 Mei hingga 12 Mei 25 Mei 2020.

Keputusan untuk memperpanjang PSBB akan didasarkan pada hasil studi epidemiologi, yang masih menunjukkan tingkat tinggi transmisi COVID-19 di wilayah tersebut.

Pada fase kedua PSBB, pemerintah daerah kemungkinan akan mengambil tindakan lebih keras terhadap pelanggar.


Selama fase pertama PSBB, pemerintah setempat telah menunjukkan kelonggaran terhadap pelanggar, Gubernur menunjukkan.

"Fase (pertama) akan berakhir (segera) dan sesudahnya, pelanggar PSBB akan ditangani secara langsung. Kunci keberhasilan PSBB adalah bahwa penduduk tetap disiplin, mematuhi (peraturan), dan tidak meremehkan penyebaran COVID-19, "Khofifah rata-rata.

Di bawah fase pertama PSBB, otoritas dan polisi kota Surabaya telah menghentikan banyak pengemudi mobil dan pengendara dari memasuki batas kota dengan mendirikan 17 pos pemeriksaan, didirikan untuk menegakkan pembatasan, kepala Unit Pengawasan dan Kontrol Transportasi Pemerintah Kota Surabaya Kantor, Tunjung Iswandaru, berkomentar baru-baru ini.

"Kami telah menghentikan beberapa pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor dan mengirim mereka kembali ke tempat asal mereka," katanya.

Untuk memutus rantai transmisi COVID-19, Kementerian Kesehatan telah mengizinkan pemerintah kota Surabaya untuk memberlakukan pembatasan sosial skala besar dan langkah-langkah menjauhkan dari 28 April 2020.

Sebagai bagian dari penanggulangan virus korona, pemerintah kota Surabaya juga telah menginstruksikan kantor dan perusahaan untuk menutup sementara atau menghadapi sanksi. Agen Sakong


0 komentar:

Posting Komentar