![]() |
| Lebih dari 70 ribu pekerja migran Indonesia pulang ke rumah di tengah COVID-19 |
ASLIKARTU - Sebanyak 70.367 pekerja migran Indonesia kembali ke Indonesia setelah munculnya wabah penyakit coronavirus (COVID-19) yang baru, Ketua Gugus Tugas Percepatan Tanggapan COVID-19 Doni Monardo mengatakan. Agen Poker
Dalam beberapa hari berikutnya, 12.758 awak kapal Indonesia juga akan pulang, dan 17 kapal pesiar akan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara dan Pelabuhan Benoa di Bali.
Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Gugus Tugas dan kementerian serta lembaga terkait untuk menyiapkan titik-titik debarkasi tertentu agar pengamatan kesehatan dapat dilakukan di muka. Pekerja migran mungkin juga ditempatkan di tempat yang terisolasi karena virus.
Untuk tujuan ini, Kementerian Luar Negeri, Departemen Kesehatan, Polisi Nasional, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Satuan Tugas akan menjalin koordinasi, Monardo mengatakan dalam konferensi virtual setelah pertemuan terbatas yang dipimpin oleh presiden di sini pada hari Senin.
Tim satuan tugas terus memeriksa potensi penularan dari beberapa kelompok yang baru diidentifikasi. Selain itu, gugus tugas mengawasi bahwa kembalinya pekerja migran dan ABK tidak mengarah pada kasus baru COVID-19 di Indonesia, katanya.
"Ini memiliki potensi untuk sebagian menjadi penyebab penularan. Gugus tugas provinsi telah membentuk organisasi, dan kami optimis bahwa setiap gugus tugas akan dapat melakukan upaya pencegahan, deteksi, dan penanganan," Monardo, yang juga kepala Badan Nasional Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), menjelaskan.
Pada hari Minggu (3 Mei), jumlah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di Indonesia telah mencapai 11.192, dengan penambahan 349 kasus positif baru. Dari 11.192 pasien positif, 1.876 dinyatakan sembuh dan 845 pasien meninggal karena virus.
Sementara itu, 236.369 penduduk dinyatakan sebagai orang dalam pemantauan (ODP), sementara 23.130 warga menerima perawatan sebagai pasien yang sedang diawasi (PDP). Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar