![]() |
| Kedutaan memfasilitasi pengembalian 98 pekerja migran dari Brunei |
ASLIKARTU - Kedutaan Besar Indonesia di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, memfasilitasi kembalinya 98 pekerja Indonesia di negara itu setelah negara tersebut menangguhkan beberapa penerbangan internasional untuk membendung penyebaran COVID-19. Agen Poker
Duta Besar Indonesia untuk Brunei Darussalam Sujatmiko mengirim para pekerja dengan penerbangan khusus dari Royal Brunei Airlines pada hari Jumat untuk pulang.
Brunei Darussalam telah menangguhkan beberapa penerbangan internasional, termasuk ke dan dari Indonesia, sejak 23 Maret untuk mengekang penyebaran virus corona baru.
Sujatmiko mencatat bahwa penerbangan khusus yang diberikan merupakan simbol kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Brunei Darussalam, dan Royal Brunei Airlines telah mencerminkan keprihatinan pemerintah terhadap kondisi pekerja Indonesia di tengah pandemi COVID-19.
Biaya penerbangan ditanggung oleh para pekerja.
"Ini adalah tanggapan Kedutaan Besar Indonesia terhadap permintaan pekerja migran Indonesia yang ingin pulang ke rumah, tetapi tidak ada penerbangan ke Indonesia yang tersedia karena penangguhan (penerbangan internasional)," jelasnya.
"Kami optimis bahwa para pekerja migran akan tetap sehat, mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap penularan COVID-19, dan siap untuk mengikuti protokol kesehatan untuk krisis COVID-19 di Indonesia, termasuk karantina 14 hari," katanya.
Penerbangan khusus diberikan untuk membantu pekerja Indonesia yang kontrak kerjanya telah berakhir tetapi tidak dapat kembali ke rumah karena tidak tersedianya penerbangan ke Indonesia.
Juga diuntungkan adalah pekerja migran, yang diberhentikan atau yang gajinya dipotong karena ekonomi lesu, serta pekerja, yang telah menjalani hukuman penjara di Brunei Darussalam.
Empat pekerja migran dalam penerbangan itu hamil, salah satunya menyatakan keinginan untuk melahirkan di Indonesia, di hadapan suaminya, yang sudah kembali ke rumah.
Kedutaan telah menyediakan sarung tangan, masker, dan kartu peringatan kesehatan yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan Indonesia. Kartu tersebut akan diserahkan kepada pejabat setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Setidaknya 88.759 pekerja migran Indonesia telah kembali dari negara-negara, seperti Malaysia, Singapura, dan Hong Kong (Cina) di tengah pandemi global coronavirus, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan pada hari Kamis.
"Total 16.812 pekerja migran Indonesia akan kembali ke Indonesia pada bulan Mei," katanya kepada wartawan. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar