Senin, 06 April 2020

Wisata Air Terjun Grojogan Sewu Tutup Imbas Corona, Ratusan Kera Turun Kelaparan

Wisata Air Terjun Tawangmangu Ditutup Akibat Corona, Ratusan Kera Kelaparan


ASLIKARTU NEWS  -  Terkena dampak dari virus corona atau Covid - 19, objek wisata air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar ditutup membuat ratusan kera lereng Gunung Lawu kelaparan. AGEN DOMINO

Ratusan kera tersebut biasanya mendapatkan makanan dari para wisatawan air terjun Grojogan, namun kera-kera tersebut kelaparan dan turun ke pemukiman warga untuk mencari makan dan warga sekitar lokasi resah.

Camat Tawangmangu, Rusdiyanto mengatakan kera kera yang biasanya di aksih makan oleh wisatawan yang sekarang ditutup total, kini ratusan kera tersebut turun ke pemukiman warga sekitar lokasi wisata milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut kini mulai resah.

Menurut Rusdiyanto, objek wisata Grojogan Sewu sudah tutup total selama sebulan ini. Didalam wisata tersebut tidak cukup banyak makanan yang tersedia untuk kera yang memiliki jumlah ratusan ekor. Dimana kera tersebut sebagian turun dan memenuhi jalan menuju objek wisata.

                         AGEN POKER ONLINE


Rusdiyanto khawatir jika kondisi tersebut terus dibiarkan, maka kera-kera tersebut akan menjarah makanan ke rumah warga seperti yang biasa terjadi saat musim kemarau. Untuk mengantisipasi hal tersebut sejumlah relawan dan anggota Polsek Tawangmangu rutin memberi makan.

Menurut Informasi yang didapat, pemberian makanan dilakukan setiap hari pada pukul 12.00 WIB. Makanan yang dibagikan secara rutin tersebut merupakan bantuan dari warga dan pedagag buah yang tinggal di Tawangmangu.

Berdasarkan periraan penjaga loket objek wisata Grojogan Sewu, Suwanto mengatakan bahwa ada sekitar 200 kera yang hidup di sana.

"Ya, perkiraan kami ada sekitar 200 kera di sini. Para kera-kera tersebut hidup berkelompok dan berebut makanan saat ada wisatawan atau warga sekitar mmberi makanan."  jelasnya

"Ada relawan dan petugas dari Polsek Tawangmangu yang rutin memberi sayuran dan buah-buahan. Semoga para kera-kera yang turun dari lereng gunung tidak menjarah makanan ke rumah warga."  ungkap Rusdiyanto. AGEN DOMINO

0 komentar:

Posting Komentar