![]() |
| RSPI Jakarta merawat 12 pasien COVId-19 yang dikonfirmasi, 14 tersangka |
ASLIKARTU - Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso (RSPI) milik Pemerintah Jakarta masih merawat 12 orang positif COVID-19 dan 14 pasien dalam pengawasan (PDP). Dari total 26 pasien yang dirawat, empat orang Agen Poker ditempatkan di ruang unit perawatan intensif (ICU), sisanya di ruang isolasi, rumah sakit mengatakan dalam sebuah pernyataan di sini pada hari Minggu.
Sejak merawat pasien COVID-19 pertama hingga saat ini, RSPI Sulianti Saroso telah merawat total 107 orang yang terdiri dari 55 orang dengan status PDP, dan 52 kasus yang dikonfirmasi.
Dari total, 64 pasien telah pulih dan pulang, sementara 17 orang meninggal saat menerima perawatan medis.
Dalam 24 jam terakhir tidak ada kasus kematian atau pemulihan pasien yang tercatat, tetapi ada dua kasus baru.
RSPI Sulianti Saroso juga merawat 27 orang di bawah Orang Pemantau (ODP). Secara total, rumah sakit telah menerima 2.791 kasus ODP sejauh ini. Pada 5 April, jumlah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di Indonesia, negara dengan populasi terpadat keempat di dunia yang berjumlah lebih dari 270 juta, telah mencapai 2.273, dengan 198 pasien menyerah pada infeksi dan 164 pasien pulih dari itu.
Secara global, jumlah kasus koronavirus yang dikonfirmasi, yang pertama kali muncul di kota Wuhan di Cina pada Desember 2019, melonjak menjadi 1.205.801, dengan 64.975 orang meninggal karena penyakit ini dan 247.961 pulih sepenuhnya.
Pertarungan melawan virus di Indonesia dipimpin oleh Menteri Kesehatan Dr. Terawan Agus Putranto, mantan direktur Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Soebroto di Jakarta.
Pada 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua kasus virus corona positif pertama di negara ini. Sepuluh hari kemudian, ia menandatangani dekrit presiden yang mengangkat Letnan Jenderal Doni Monardo, juga seorang jenderal Angkatan Darat dan kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagai kepala Satuan Tugas untuk Percepatan Tanggapan COVID-19.
Mengingat lonjakan cepat dalam infeksi, Pemerintah Indonesia telah menyatakan langkah-langkah sosial jarak jauh berskala nasional, melarang orang asing memasuki negara itu, memerintahkan orang untuk tinggal di rumah dan bekerja dari rumah (WFH), sekolah-sekolah tertutup dan pusat hiburan, pertemuan yang dilarang, termasuk doa massal, dan gerakan warga terbatas.
Selain itu, ratusan rumah sakit di seluruh Indonesia telah ditugaskan untuk berfungsi sebagai rumah sakit rujukan untuk perawatan COVID-19, sementara beberapa bangunan lain telah dikonversi menjadi rumah sakit darurat atau pusat karantina. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar