Sabtu, 18 April 2020

Pengatur Lalu Lintas di Yogyakarta Menggunakan Galon Air Bekas, Lantaran Sulitnya Mendapatkan Masker

   Unik, Pengatur Lalu Lintas di Yogyakarta Gunakan Galon Bekas ...


ASLIKARTU NEWS  -  Berbeda dengan yang lain, salah seorang pengatur lalu lintas yang berada di Jalan Tamansiswa, Kota Yoygakarta, tepatnya berada di pertigaan dekat Lapas Wirogunan menggunakan galon air bekas yang digunakannya sebagai pengganti masker. AGEN DOMINO

Diketahui pengatur lalu lintas itu bernama Ali Akbar, dalam menjalankan profesinya sebagai pengatur lalu lintas tanpa menggunakan alas kaki dan menggunakan galon air di kepalanya terlihat cekatan saat mengatur lalu lintas di Jalan Tamansiswa.

Ali Akbar yang menjalani profersinya sebagai seorang penatur lalu lintas berasal dari Jawa  Timur yang berdomisili di daerah Gondolayu, Jetis Kota Yogyakarta.

                    AGEN POKER ONLINE

Ali menggunakan galon air bekas berukuran 10 liter lengkap dengan keran airnya, serta terdapat sebuah tulisan pada bagian belakang galon yang digunakannya yang bertuliskan "BERSAMA MELAWAN CORONA".

Menurutnya bukan tanpa alasan dirinya menggunakan galon air bekas sebagai penggangti masker. Selain masker medis susah dicari, Ali juga tidak cocok menggunakan masker berbahan kain yang harus dicuci usai digunakan.

Ali mengatakan ini mengurangi penggunaan masker, jadi tidak kenapa-kenapa. Kalau kain kan sekali pakai terus dicuci, kalau galon tidak, bisa dilap dan di semprot. Galon yang digunakan juga rutin dicuci.

Dirinya mengaku sudah dua har belakangan menggunakan galon bekas air untuk menggantikan masker. Ali menyebutkan dirinya terinspirasi dari para petugas medis yang menggunakan APD helm, kacamata dan masker sekaligus.

"Kalau petugas kan menggunakan pelindung, APD. Nah saya mending menggunakan ni praktis, dari pada galon bekas air nganggur."tambahnya.

Ali yang sudah berusia 51 tahun ini setiap harinya mengais rejeki di Jalan Tamansiswa dari jam anak sekolah berangkat hingga pukul 18.00 WIB. Sebelum pandemi corona, Ali menyebut dirinya bisa membawa pulang uang sebesar RP 30.000 setiap harinya.

Kini dalam kondisi pandemi Corona yang menyebabkan banyak warga Yogyakarta memilih tinggal dirumah, Ali mengaku penghasilannya jauh menurun. Untuk mendapatkan Rp 30.000 bukanlah hal yang mudah sejak pandemi ini berlangsung. AGEN DOMINO

0 komentar:

Posting Komentar