![]() |
| Penduduk Sorong mendesak walikota untuk sementara menutup bandara, pelabuhan |
ASLIKARTU - Puluhan orang mengadakan demonstrasi di luar kantor Walikota Sorong di Provinsi Papua Barat pada hari Jumat di mana Agen Poker mereka menuntut untuk sementara waktu menutup bandara lokal dan pelabuhan agar mengandung penyebaran penyakit virus coronavirus baru (COVID-19).
Para demonstran, yang mengaku sebagai anggota Forum Sorong Besar untuk Menyelamatkan Manusia dari COVID-19, menggelar unjuk rasa dengan tujuan mendukung pemerintah daerah untuk memberlakukan kebijakan penguncian untuk melindungi penduduk lokal dari penyebaran coronavirus.
Septinus Kambu, koordinator rapat umum, menyatakan bahwa rapat umum itu semata-mata bertujuan melindungi penduduk Sorong dari virus korona.
Dia memuji walikota Sorong untuk kebijakan pengunciannya yang berhasil mengurangi jumlah COVID-19 pasien. Kota ini, sejauh ini, melaporkan dua kasus virus korona yang dikonfirmasi.
"Kami, masyarakat Kota Sorong, sangat mendukung kebijakan penguncian pemerintah daerah untuk melindungi warga Sorong dari pandemi coronavirus," katanya.
Forum prihatin dengan mobilitas orang yang memicu penyebaran coronavirus di kota jika bandara dan pelabuhan setempat dibuka kembali selama pandemi COVID-19.
Sementara jumlah tenaga medis di Sorong terbatas, pemerintah daerah akan kewalahan dengan meningkatnya jumlah kasus virus corona jika bandara dan pelabuhan akan dibuka kembali selama waktu ini, tambahnya. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar