Jumat, 17 April 2020

COVID-19: Polisi Kalimantan Barat, tentara membagikan kotak makanan

COVID-19: Polisi Kalimantan Barat, tentara membagikan kotak makanan
COVID-19: Polisi Kalimantan Barat, tentara membagikan kotak makanan

ASLIKARTU - Personel tentara dan polisi di Provinsi Kalimantan Barat telah meluncurkan inisiatif bersama, mulai 16 April, untuk menyiapkan Agen Poker makanan bagi mereka yang terkena dampak pandemi coronavirus, terutama keluarga miskin dan berpenghasilan rendah serta pekerja yang diberhentikan.

Sekitar 60 personil dari Komando Daerah Militer XII / Tanjungpura dan Markas Besar Kepolisian Kalimantan Barat sedang menyiapkan kotak makanan setiap hari di dapur umum Divisi Logistik dan Transportasi Komando Militer, kata kepala divisi itu, Kolonel Yogi Prasojo, di Jakarta, Jumat.

Kotak makanan akan didistribusikan kepada yang membutuhkan di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya selama satu bulan, katanya.

"Pada Hari Pertama, kami menyediakan 2 ribu kotak makanan. Orang-orang akan mendapatkan kotak makanan setiap hari selama sebulan, dan jika mereka ingin kami menambah jumlah kotak makanan yang disumbangkan, kami akan melakukannya," kata Prasojo.


Keluarga miskin dan berpenghasilan rendah, dan mereka yang kehilangan pekerjaan karena wabah COVID-19, diprioritaskan dalam distribusi kotak makanan.

"Kami telah memverifikasi data penerima, dan orang-orang kami akan membagikan kotak makanan kepada mereka," kata Prasojo.

Krisis coronavirus telah mendorong beberapa orang dan lembaga untuk melangkah maju dan mendukung mereka yang terhuyung-huyung di bawah dampak sosial dan ekonomi.

Sebagai contoh, seorang ibu rumah tangga Indonesia bernama Fifi yang tinggal di Kuala Lumpur membagikan 25 kotak makan siang kepada pekerja migran Indonesia setiap hari mulai 1 April hingga 14 April 2020 di ibukota Malaysia untuk menyatakan keprihatinannya terhadap bangsanya.

Fifi baru-baru ini mengatakan kepada ANTARA bahwa dia telah memenangkan dukungan suaminya untuk program pembagian makanan, dan dia berencana untuk membantu pekerja migran dan sukarelawan selama pengenaan perintah kontrol gerakan nasional (MCO) Pemerintah Malaysia.

"Kami memberikan 25 kotak makan siang kepada sukarelawan (untuk program aktivisme sosial COVID-19) atau pekerja migran Indonesia, yang dipilih oleh Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI)," kata Fifi, seorang warga lingkungan Subang Jaya.

Penyakit coronavirus baru ini awalnya menyerang kota Wuhan di Cina pada akhir 2019. Sejak itu, penyakit ini menyebar ke Indonesia, Malaysia, dan setidaknya 200 negara dan wilayah lain, yang menyebabkan banyak kematian. Ini telah mendorong Organisasi Kesehatan Dunia untuk menyatakannya sebagai pandemi global.

Kesehatan dan ekonomi masyarakat di banyak negara telah mendapat pukulan besar karena pandemi tersebut.

Sebagai bagian dari upaya menahan penyebaran COVID-19 di negara ini, Pemerintah Malaysia telah menerapkan MCO hingga 14 April, sementara Pemerintah Indonesia telah menyetujui pembatasan sosial berskala besar di beberapa kota di negara tersebut. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar