Selasa, 10 Maret 2020

375 penumpang Viking Sun meninggalkan Bali sebelum berlayar ke Kolombo

375 penumpang Viking Sun meninggalkan Bali sebelum berlayar ke Kolombo
375 penumpang Viking Sun meninggalkan Bali sebelum berlayar ke Kolombo

ASLIKARTU - Sekitar 375 dari 738 penumpang Viking Sun, berlabuh di Pelabuhan Benoa di Denpasar sejak Senin pagi, berangkat dari pulau resor Bali Agen Poker dengan naik pesawat terbang dari Bandara Internasional Ngurah Rai.

Namun, 107 turis asing telah memulai kapal pesiar dari Pulau Bali, Kepala Otoritas Pelabuhan Benoa Agustinus Maun mengatakan kepada wartawan di Denpasar, ibukota Provinsi Bali, pada hari Senin.

Sebelum menaiki kapal pesiar, petugas kesehatan setempat dan staf kapal telah memeriksa kondisi kesehatan 107 turis asing. Mereka semua dipastikan sehat, katanya.

Dari pulau peristirahatan Indonesia di Bali, kapal pesiar, dengan 452 awak kapal, dijadwalkan untuk melanjutkan pelayarannya ke Kolombo, Sri Lanka, pada Senin sore, katanya.

Sebelum berlabuh di Pelabuhan Benoa, Viking Sun ditolak izinnya oleh pemerintah setempat untuk berlabuh di Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang, Jawa Tengah, dan Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Jawa Timur, karena meningkatnya kekhawatiran atas wabah virus coronavirus yang baru.

Dalam perkembangan lain, di Jakarta, Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan Indonesia telah meminta 188 awak kapal Dream World dan 69 awak kapal pesiar Diamond Princess untuk menjalani karantina mandiri selama 14 hari setelah meninggalkan Pulau Sebaru Kecil. Kepulauan Seribu Jakarta.


"Anggota kru Dream World telah dikarantina selama 10 hari, dan mereka akan memasuki hari ke-14 masa karantina mereka Kamis ini," Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Departemen Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan.

Selama mereka tinggal di pulau itu, mereka diarahkan untuk tetap tinggal di rumah masing-masing untuk karantina sendiri setelah diizinkan meninggalkan pulau nanti, Yurianto, bersamaan dengan juru bicara pemerintah untuk wabah novel coronavirus (COVID-19), menyatakan.

Kondisi kesehatan anggota kru Dream World, yang dievakuasi dari perairan Selat Durian di Provinsi Kepulauan Riau pada 26 Februari 2020, sangat baik, katanya, seraya menambahkan bahwa mereka direkomendasikan untuk terus memakai masker medis dan membatasi luar yang tidak perlu. kegiatan setelah meninggalkan pulau itu.

"Kami telah merekomendasikan mereka untuk memakai masker medis, mengurangi aktivitas luar yang tidak perlu, dan terus mempertahankan gaya hidup sehat, termasuk mengkonsumsi makanan bergizi," jelasnya.

Dalam hal menjadi gejala dengan COVID-19, mereka disarankan untuk mengunjungi rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan medis. "Demam tidak dapat dinilai memiliki gejala COVID-19 tetapi menjaga kesehatan adalah penting," katanya.

Perintah untuk melakukan karantina sendiri selama 14 hari setelah meninggalkan Pulau Sebaru Kecil tidak hanya dikenakan pada 188 awak Dream World tetapi juga berlaku untuk 69 awak kapal pesiar Diamond Princess yang dievakuasi dari Pelabuhan Sumuradem PLN di Indramayu, Jawa Barat, pada 1 Maret 2020.

Karantina sendiri juga diberlakukan pada 35 personel Departemen Kesehatan dan 40 personel Pasukan Pertahanan Indonesia (TNI) yang melayani anggota awak dua kapal pesiar, katanya.

Pemerintah Indonesia telah menerapkan tindakan pencegahan sejak tahap awal wabah koronavirus yang pertama kali menyerang kota Wuhan di Cina pada akhir Desember 2019.

Selain memasang pemindai termal di bandara dan pelabuhan laut negara itu serta membuat persiapan di rumah sakit di seluruh nusantara, pemerintah Indonesia telah memulangkan beberapa ratus warganya. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar