
ASLIKARTU NEWS - Petugas kepolisian kembali memberhentikan truk towing yang membawa mobil Nissan serta terdapat penumpang pada mobil yang dibawa oleh truk towing tersebut di pintu masuk Gerbang Tol Ngawi, pada hari Kamis (14/5). AGEN DOMINO
Modus tersebut kembali digunakan untuk mengelabui petugas agar pemudik dapat melakukan mudik di masa-masa pandemi virus corona atau Covid-19 dan larangan mudik yang dilakukan oleh pemerintah.
Kapolres Ngawi AKBP Dickyy Ario Yustisianto mengatakan mobil Nissan Evalia yang di angkut oleh truk towing itu membawa 8 orang penumpang dan aksi tersebut diketahui ketika tiba di posko Gerbang Tol Ngawi.
AGEN POKER ONLINE
"Rusdi Santoso (40) warga Desa Batang Batang Daya, Kecamatan Batang Batang, Sumenep, Madura bersama 7 orang lain itu mengakali petugas dengan menaikkan mobil nisan evalia bernopol DK 1832 ke sebuah truk towing bernopol B 9313 XQ yang dikemudikan oleh Egy Prayoga warga Kampung Cipari, Sindanggalih Karangpawitan Garut.
"Mereka akan mudik dari Jakarta ke Sumenep, hanya saja saat di Exit Gerbang Tol Ngawi ketahuan oleh petugas, mereka dimintai keterangan di posko Gerbang Tol Ngawi." lanjutnya.
AKBP Dicky menjelaskan ke delapan penumpang itu merupakan para tengkulak beras yang inin pulang ke Sumenep.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Bobby Mochammad Zulfikar, menjelaskan truk towing yang mengangkut mobil berisi 8 pemudik itu diamankan sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ini pemudik sudah dipaksa untuk kembali ke asal pemberangkatan.
Pihaknya sudah korrdinasi dengan Polsek setempat berangkat dari masing-masing penumpang, untuk diserahkan ke Gugus Tugas alamat pemberangkatan dan juga mengembalikan mobil Nissan Evalia beserta penumpangnya ke alamat pemberangkatan.
"Sedangkan untuk truk towing yang nekat mengangkut mobil pemudik akan di serahkan ke Polda Jatim untuk di proses lebih lanjut." tambah AKP Bobby. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar