Senin, 04 Mei 2020

Dikerjar Babi, 2 Warga Pencari Kodok Tercebur Sungaidan Salah Satu Diantaranya Meninggal

   Tiga Bocah Tenggelam Saat Mandi di Sungai Musi, Dua Selamat ...

ASLIKARTU NEWS  -  Dua warga Empat Lawang, Sumatera Selatan, dikabarkan terjatuh dan tenggelam di Sungai Musi. Satu diantar kedua warga Empat Lawang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. AGEN DOMINO

Informasi yang didapat kedua warga tersebut terjatuh ke sungai lantaran di kerjar oleh babi dan terpleset sehingga tercebur ke sungai.

Dua peristiwa tersebut terjadi di dua tempat yang berbeda. Serli (22) warga Muara Karang, Pendopo, Empat Lawang masuk ke jurang dan terjatuh ke Sungai musi karena dikejar oleh babi hutan.

Hal tersebut terjadi saat korban Serli bersama temannya sedang memburu babi hutan yang tidak jauh dari kampungnya pada Minggu malam (3/5). Secara tiba-tiba babi yang diburunya melawan dan mengejar korban sehingga membuatnya masuk kejurang.

                    AGEN POKER ONLINE

Dalam pencariannya jasad korban ditemukn empat kilometer dari TKP pada senin pagi (4/5). Kemudian jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman.

Kasus yang kedua dialami oleh Ujang (25) warga Desa Gaung, Tebing Tinggi, Empat Lawang. Pada Minggu malam (3/5) Ujang terjatuh dan tenggelam ke Sungai Musi saat mencari kodok. Diketahui Ujang terperosok karena posisinya terlalu dekat dnegan pinggiran sunagi.

Kepala Basarnas Palembang, Hery Marantika mengatakan saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban Ujang. Untuk memaksimalkan operasi, tim Basarnas dibantu oleh Unit Siaga Musi Rawas dengan kelengkapan penuh.

"Selain itu pencarian korban Ujang juga dibantu oleh pihak anggota TNI dan warga setempat, namun pencarian Ujang belum membuahkan hasil." ungkap Hery.

Dari dua kejadian yang menimpa warga Empat Lawang, pihaknya menghimbau warga untuk waspada saat beraktivitas di pinggir sungai terlebih pada malam hari. Jika terpaksa disarankan ditemani orang lain agar cepat ditindak lanjuti jika terjadi kasus serupa.

Kepala Basarnas Palembang, Hery Marantika mengatakan kami selalu imbau hari-hati dan waspada, jaga keluarga ketika beraktivitas di dekat sungi, apalagi untuk anak-anak karena sangat berbahaya. AGEN DOMINO

0 komentar:

Posting Komentar