![]() |
| Survei online menunjukkan 12 persen responden tertarik untuk memulai 'mudik' |
ASLIKARTU - Meskipun Indonesia telah melarang warga untuk kembali ke kampung halaman mereka untuk Idul Fitri tahun ini, dalam survei online Agen Poker terhadap 2.437 orang, sekitar 12 persen responden menyatakan keinginan mereka untuk memulai 'mudik'.
‘Mudik 'adalah istilah populer yang digunakan untuk menggambarkan eksodus tahunan warga ke kota asal mereka untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar dan kolega mereka.
Selama survei online terhadap 2.437 pengguna Internet yang dilakukan oleh Katadata Insight Center (KIC), 63 persen responden telah mengkonfirmasi bahwa mereka tidak akan kembali ke kampung halaman mereka untuk musim mudik Idul Fitri tahun ini.
Sekitar 21 persen responden mengatakan mereka belum memutuskan ‘mudik’, sementara 4 persen sisanya mengatakan mereka telah kembali ke kota asal mereka meskipun pandemi coronavirus sedang berlangsung.
Lebih dari setengah responden yang telah menyatakan keinginan mereka untuk kembali ke kampung halaman mereka untuk Idul Fitri berasal dari segmen berpenghasilan menengah dan rendah, menurut survei yang diakses oleh ANTARA di Jakarta pada hari Selasa.
Survei tersebut mengungkapkan bahwa mereka yang ingin memulai 'mudik' berusia antara 17 dan 29 tahun, dan termasuk dalam kelompok berpenghasilan menengah dan rendah.
Survei lebih lanjut menunjukkan bahwa aliran pengungsi yang kembali di tengah wabah COVID-19 dapat diamati pada tanggal 1-5 Maret, dan jumlah mereka meningkat secara signifikan pada 16-20 Maret, mengikuti keputusan pemerintah untuk menegakkan langkah-langkah jarak sosial.
Sebagian besar yang kembali adalah pelajar (39,4 persen) dan karyawan perusahaan swasta (23,1 persen), sedangkan mereka yang kembali ke kampung halaman mereka sebelumnya termasuk, antara lain, penjaga toko, pemilik usaha kecil, pemilik kedai makanan, dan pekerja. .
Pada hari Selasa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melarang semua warga negara untuk melakukan perjalanan ke kota asal mereka selama musim liburan Idul Fitri untuk mengandung penyebaran penyakit virus corona baru.
Larangan 'mudik' akan berlaku mulai 24 April, dan sanksi akan berlaku mulai 7 Mei, menurut Menteri Koordinator Bidang Kelautan dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang juga merangkap sebagai Menteri Perhubungan.
Tahun ini, hari libur Idul Fitri akan jatuh pada 24-25 Mei. Perayaan Muslim menandai akhir bulan suci Ramadhan, ketika umat Islam di seluruh dunia berpuasa.
Bagi jutaan Muslim Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, kembali ke kampung halaman mereka di pulau Jawa dan Sumatra selama periode 'mudik' (eksodus) telah menjadi tradisi tahunan. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar