![]() |
| Suara MPR waspada saat gelombang demam berdarah |
ASLIKARTU - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat telah mendesak pemerintah untuk memberikan pertimbangan Agen Poker serius terhadap lonjakan baru-baru ini dalam kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia, yang sekarang melebihi 41 ribu.
"Saya mengerti bahwa pemerintah saat ini menghadapi masalah kesehatan yang kompleks dan parah, khususnya wabah COVID-19. Tetapi, tren peningkatan jumlah kasus demam berdarah tidak boleh diabaikan," katanya dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Jumat.
Berdasarkan data yang diberikan oleh Departemen Kesehatan, jumlah kasus demam berdarah telah mencapai 41.883 pada 14 April 2020, yang jauh lebih tinggi dari tahun lalu, ketika negara itu mencatat 40.425 kasus.
Lestari Moerdijat telah menyerukan kewaspadaan karena jumlah kematian karena DBD juga cukup tinggi. Pada 14 April 2020, Indonesia telah mencatat 266 kematian dibandingkan 354 tahun lalu.
"Ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Pemerintah perlu mengingatkan masyarakat dan aparatur kesehatan di daerah untuk mencegah, mewaspadai, dan mengatasi DBD. Kami tidak ingin orang menjadi korban," katanya.
Politisi dari Partai Demokrat Nasional (NasDem) juga telah meminta pemerintah untuk memastikan kapasitas rumah sakit yang memadai untuk merawat pasien yang menderita penyakit coronavirus yang baru serta demam berdarah.
Kasus demam berdarah dilaporkan setiap tahun di Indonesia, tetapi tahun ini, jumlah kasusnya sangat tinggi di setidaknya 12 dari 34 provinsi di negara ini.
Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah kasus meningkat dua kali lipat. Provinsi-provinsi di Jawa termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, sangat terpengaruh, dengan lebih dari 35 persen kasus dilaporkan dari Jakarta. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar