
ASLIKARTU NEWS - Sebanyak 48 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Jawa Timur memproduksi massal Alat Pelindung Diri (APD), mulai dari masker, baju hazmat, hand sanitizer, hingga cairan desinfektan. AGEN DOMINO
Hasil partisipasi siswa SMK hingga saat kini sudah menghasilkan 2.500 Alat Pelindung Diri (APD) yang diberuntukan untuk masyarakat maupun tenaga medis yang membutuhkan.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 48 SMK di Jawa Timur yang sudah bergabung dalam berpatisipasi membuat APD. Ia mencontohkan pelajar SMKN 6 Surabaya kompetensi tata busana bisa memproduksi 3-5 baju APD per siswa.
Wahid menjelaskan bahwa sampai hari ini, SMK yang ada jurusan tata busana yang berpartisipasi dalam pembuatan APD ada 48 SMK dan sudah menghasilkan 2.500 APD. Selanjutnya APD yang sudah dihasilkan itu diperbantukan ke masyakarat yang membutuhkan,
AGEN POKER ONLINE
Menurutnya masih banyak SMK yang berada di Jatim yang mampu membuat APD, karena saat ini ada 235 SMK dengan jurusan tata busana yang berada di Jatim. Dalam perhitungannya, jika per siswa bisa membuat 3 hingga 5 APD, jika rata-rata 30 per SMK per hari, maka akan ada 70 ribu APD yang bisa di produksi oleh SMK.
Saat produksi APD, para siswa SMK ini bukannya tanpa kendala. Untuk pembuatan APD ini para siswa SMK masih terkendala dengan bahan baku. Karena itu, Wahid meminta peran serta semua pihak untuk membantu pengadan bahan dasar APD.
Wahid merasa bangga dan mengapresiasi sekali kepada para siswa SMK yang bergabung dalam pembuatan APD. Namun di sisi lain masih ada kendala di lapangan berupa bahan dasar atau bahan baku yang masih perlu untuk dipikirkan.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi menerangkan pada Kamis malam, di Dinas Pendidikan ada bahan yang bisa di jahit. Saya sendiri yang mengambil karena kebetulan dekat dan pagi harinya kita kerjakan bersama 43 anak. Dalam dua hari itu terbuat APD sebanyak 65 buah yang dibuat oleh SMKN 6. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar