![]() |
| Jakarta akan menjatuhkan sanksi terhadap operasional perusahaan selama PSBB |
ASLIKARTU - Gubernur Jakarta Anies Baswedan Agen Poker berbicara tentang menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan yang terus beroperasi selama implementasi pembatasan sosial skala besar (PSBB) di ibu kota.
"Kami akan memberi sanksi kepada perusahaan yang terus beroperasi selama pengenaan PSBB. Perusahaan yang tidak dibebaskan dari pembatasan harus mengelola karyawan mereka untuk bekerja dari rumah," kata Baswedan di Jakarta, Rabu.
Baswedan mengatakan bahwa sarana transportasi massal masih penuh dengan penumpang meskipun diberlakukan PSBB, karena beberapa perusahaan terus beroperasi.
Administrasi perlu mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan-perusahaan tersebut untuk memastikan implementasi PSBB yang efektif.
"Kami harus memastikan bahwa semua pihak yang melanggar aturan akan menghadapi sanksi, mulai dari pencabutan izin dan sanksi lainnya," kata Baswedan, seraya menambahkan bahwa PSBB diberlakukan untuk melindungi semua warga negara.
"Kami melindungi semua orang dengan mengurangi kegiatan dan menekankan untuk tinggal di rumah. Saya sangat berharap ini akan diikuti, jadi kami tidak harus menjatuhkan sanksi apa pun," katanya.
Baswedan optimis tentang PSBB tidak diperpanjang. "Semakin kita memaksakan ini dengan disiplin, semakin cepat (PSBB) akan berakhir," gubernur menekankan.
"Namun, semakin kurang disiplin kita, ini akan bertahan lebih lama. Kami ingin segera mengakhiri ini (PSBB), jadi kami harus disiplin," katanya.
Pemerintah Jakarta telah memberlakukan PSBB untuk periode 14 hari, efektif dari 10 hingga 23 April 2020.
Pengenaan didasarkan pada Peraturan Gubernur No. 33 tahun 2020 tentang PSBB yang dikeluarkan oleh Baswedan dalam upaya untuk memuat transmisi virus corona.
Selain Jakarta, daerah lain, termasuk Bogor, Depok, Bekasi, dan Pekanbaru, sudah memiliki persetujuan Kementerian Kesehatan untuk memaksakan pembatasan tersebut. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar