Rabu, 01 April 2020

COVID-19: Pemerintah merencanakan tindakan agresif untuk memeriksa transmisi

COVID-19: Pemerintah merencanakan tindakan agresif untuk memeriksa transmisi
COVID-19: Pemerintah merencanakan tindakan agresif untuk memeriksa transmisi

ASLIKARTU - Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan partainya akan mengambil langkah-langkah Agen Poker yang lebih agresif untuk mengidentifikasi infeksi virus corona baru dan mencegah penularan luas di masyarakat.

"Selanjutnya, komitmen (kami) akan menjadi lebih agresif, isolasi akan dilakukan untuk memutus rantai penularan (untuk mencegah penyebaran infeksi) lebih luas di masyarakat," kata Yurianto pada konferensi pers pada hari Rabu di gedung BNPB, Jakarta.

Untuk mendeteksi kasus-kasus baru dengan lebih cepat, pemerintah telah menyiapkan 360 rumah sakit rujukan dari pemerintah, militer, polisi nasional, badan usaha milik negara, dan sektor swasta, katanya.

Selain itu, pemerintah telah mengerahkan 5.000 petugas kesehatan untuk menyelidiki epidemiologi infeksi dengan melacak semua orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif.


Setidaknya 4.750 rapid test kit telah didistribusikan ke berbagai daerah, dan itu akan berfungsi sebagai pemeriksaan awal untuk mengidentifikasi kasus-kasus positif, kata Yurianto.

Sebanyak 6.500 sampel telah dikirim oleh pemerintah ke 34 laboratorium di seluruh Indonesia untuk pengujian dan diagnosis, juru bicara pemerintah mengungkapkan.

"Ini (pengujian dan diagnosis) akan menghabiskan banyak energi dan sumber daya manusia, dan ini akan terus dilakukan," kata Yurianto.

Yurianto juga meminta orang untuk memperhatikan permohonan yang dibuat oleh pemerintah pusat dan daerah untuk mengamati jarak sosial dan menjaga kebersihan tangan - langkah-langkah yang terbukti efektif dalam mencegah penyebaran COVID-19.

Pada Rabu sore (1 April 2020), 1.677 orang dinyatakan positif COVID-19 di Indonesia, dengan 103 pasien pulih total. Jumlah kematian mencapai 157. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar