:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3066241/original/039928400_1583205345-Bandara_adi_soemarmo_ditutup.jpg)
ASLIKARTU NEWS - Langkah antisipatif dilakukan oleh pengelola Bandara Internasional Adi Soemarmo setelah salah satu warga Solo meninggal dunia akibat virus Corona atau Covid-19. Salah satunya dengan membersihkan semua fasilitas di bandara menggunakan cairan disinfektan. AGEN DOMINO
"Hari ini kita memberikan terminal, kemudian diteruskan ke area masjid dan toilet. Semua kita bersihkan menggunakan cairan disinfektan," ujar Airport Operation and Safety Senior Manager, Guntoro, Jumat (13/3).
Menurut dia, kegiatan tersebut melibatkan komunitas bandara, dikatakannya tim Pangkat, Tim Gorong-Gorong, kebersihan, tim taman dan tim kebersihan indoor. Pembersihan difokuskan di area terminal kedatangan baik domestik maupun internasional. Selain itu juga area landside, meliputi troli, eskalator, kursi dan lainnya.
"Pembersihan semua fasilitas bandara ini kami lakukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam upaya mengurangi penyebaran virus Corona atau Covid-19," katanya.
AGEN POKER ONLINE
Menurut Guntoro, kegiatan pembersihan area bandara sudah dilakukan setiap hari sejak akhir Januari lalu. Pembersihan akan terus dilakukan hingga pemerintah menyatakan penyebaran virus corona sudah tidak terjadi lagi di Indonesia.
Selain pembersihan, lanjut Guntoro pihaknya juga telah memasang cairan antiseptik di 25 titik area Bandara, sejak tiga hari lalu. Penumpang yang akan berangkat dan datang diperiksa menggunakan thermal scanner untuk mengetahui kondisi suhu tubuhnya.
"Sejak ada virus Corona penumpang turun sampai 47 persen. Ada beberapa maskapai dengan rute internasional mengalami penundaan," katanya.
Sementara itu, setelah seorang pasien dinyatakan meninggal dan positif virus corona, RSUD dr Moewardi Solo saat ini masih merawat seorang pasien suspect di ruang isolasi. Pihak rumah sakit memastikan, penanganan pasien isolasi dilakukan sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur).
"Penanganan semuanya dilakukan sesuai tahapan, sesuai SOP yang ada. Tim dokter kami akan menangani pasien dengan sebaik-baiknya," ujar Kasubag Hukum dan Humas RSUD dr Moewardi, Eko Haryanti, Jumat (13/3).
Terkait informasi pasien yang meninggal dan dinyatakan positif terjangkit virus Corona atau Covid-19, Haryanti membenarkan. Kendati demikian pihaknya tidak berwenang memberikan pernyataan.
"Kami tidak mempunyai kewenangan, karena terkait masalah corona ditangani oleh Kemenkes melalui juru bicaranya," katanya.
Sebelumnya, seorang pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUD dr Moewardi sejak Minggu (10/3) lalu dinyatakan positif Corona. Berdasarkan hasil pemeriksaan, suhu badan pasien dan seorang pasien lainnya 37,8 derajat celcius, disertai demam dan batuk. Salah satu pasien merupakan rujukan dari rumah sakit. Sedangkan seorang lagi datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan diantar keluarga. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar