![]() |
| Sertifikat bebas coronavirus diberikan kepada anggota kru World Dream |
ASLIKARTU - Menteri Kesehatan Indonesia Terawan Agus Putranto pada hari Sabtu menyerahkan sertifikat kesehatan dan bebas virus korona kepada 188 awak kapal pesiar World Dream yang telah menyelesaikan karantina 14 hari Agen Poker mereka di Pulau Sebaru Kecil di Jakarta. Dia mendesak mereka untuk berbagi tips tentang bagaimana menghadapi penyakit coronavirus yang baru (COVID-19) setelah kembali ke kampung halaman masing-masing dan dipersatukan kembali dengan saudara dan teman mereka.
188 kru World Dream ini meninggalkan Pulau Sebaru Kecil, bagian dari Jakarta, Sabtu pagi dengan menaiki Kapal Angkatan Laut Indonesia KRI-Semarang 594 ke dermaga Komando Angkatan Laut Militer (Kolinlamil) di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Di dermaga, anggota kru diterima oleh perwakilan dari pemerintah daerah mereka.
Salah satu anggota awak kapal pesiar Dunia Dream bernama Vidya mengatakan kepada wartawan bahwa "menjadi bersemangat untuk tetap sehat" telah menjadi moto untuknya dan rekan-rekannya selama mereka tinggal di pulau kecil Jakarta.
"Yang penting bagi kami selama periode pengamatan adalah bahwa kami memiliki hasrat untuk tetap sehat dan tetap bersih," kata wanita berusia 40 tahun itu.
Pemerintah menyediakan bus kepada Vidya dan rekan-rekannya untuk membawa mereka ke tujuan-tujuan seperti Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Internasional Soekarno Hatta karena beberapa dari mereka akan berangkat ke kota asal mereka Sabtu sore dan malam hari.
Beberapa yang lain diturunkan di hotel atau rumah kerabat sambil menunggu keberangkatan untuk rumah mereka, katanya, seraya menambahkan bahwa dia tidak ingin membocorkan nama anggota kru dan alamat rumah keluarga atau hotel tempat mereka tinggal di Jakarta.
"Namun, jika mereka bersedia memberikan informasi tentang itu dan pengalaman mereka, itu adalah pilihan mereka," Direktur Direktorat Penanggulangan Bencana dan Penanggulangan Kebakaran Direktorat Jenderal Urusan Administrasi Regional di Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA mengatakan.
"Pemerintah tidak menyebarkan informasi yang merusak kerahasiaan privasi individu. Namun, jika mereka ingin berbagi pengalaman, mereka dapat melakukannya," tambahnya.
Sekitar 60 persen dari 188 anggota awak berasal dari Provinsi Bali. Mereka bekerja sebagai koki di kapal pesiar Dream World.
Pemerintah Indonesia telah memilih Pulau Sebaru Kecil sebagai tempat karantina untuk 188 orang Indonesia dari World Dream liner dan 69 orang Indonesia bekerja sebagai awak kabin kapal pesiar Diamond Princess yang menderita COVID-19.
COVID-19, yang pertama kali menyerang kota Wuhan di Cina pada akhir Desember 2019, menewaskan sedikitnya 4.500 orang dan menginfeksi lebih dari 120 ribu orang di seluruh dunia. Di Indonesia, virus ini telah menginfeksi 69 orang dan menewaskan empat orang.
Memperhatikan meningkatnya jumlah kematian dan penyebaran virus ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah korona sebagai pandemi global.
Pemerintah Indonesia telah menerapkan tindakan pencegahan sejak tahap awal wabah koronavirus yang pertama kali melanda kota Wuhan di Cina pada akhir Desember 2019.
Selain memasang pemindai termal di bandara dan pelabuhan laut negara itu, serta membuat persiapan di rumah sakit di seluruh nusantara, pemerintah Indonesia telah memulangkan beberapa ratus warga.
Pada 2 Februari, total 238 warga negara Indonesia diterbangkan dari Wuhan, Cina, untuk dikarantina di Kabupaten Kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Semua orang Indonesia ini ditemukan sehat dan dipersatukan kembali dengan keluarga mereka.
Pada 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan bahwa dua orang Indonesia dinyatakan positif COVID-19. Jumlah yang terinfeksi dikonfirmasi oleh pemerintah cenderung terus meningkat selama beberapa hari terakhir. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar