
Gerbong Berita Dunia - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memusnahkan 193 ekor kelelawar yang diperjualbelikan di Pasar Depok. Aksi pemusnahan tersebut diambil untuk mengantisipasi adanya penyebaran penyakit yang bersumber dari hewan salah satunya virus corona atau COVID-19. AGEN DOMINO
Kelelawar yang dimusnahkan tersebut berasal dari beberapa pedagang yang berada di pasar hewan sejak beberapa hari lalu. Kelelawar dikumpulkan secara sukarela oleh pedagang setelah mendapar sosialisasi dari petugas pemkot.
Pemusnahan kelelawar diawali dengan membius kelelawar yang berada di kandang. Selanjutnya kelelawar tersebut di bakar di kebun Dinas Lingkungan Hidup yang terletak di sebelah Pasar Depok, Solo.
AGEN POKER ONLINE
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Surakarta, Evi Nur Wulandari mengatakan pemusnahan tersebut untuk menindaklanjuti temuan Balai Besar Penelitian Veteriner (BBPV) Bogor.
Saat virus corona atau COVIS -19 pertama menyebar di China, Pemerintah Kota Solo sudah mengambil sampel sampel kotoran kelelawar di pasar tersebut. Hasilya, binatang mamalia itu positif mengandung sejumlah virus.
Evi menjelaskan didapatkan ada virus beta corona, yang mana beta corona ini kemiripannya dengan virus Wuhan masih jauh. Jadi ini bukan COVID-19. Virus ini belum bisa menginfeksi manusia secara langsung.
Meski terpapar virus, kelelawar memiliki kemampuan unik. Hewan tersebut tidak merasakan sakit tapi dikhawatirkan virus yang dibawa bisa bermutasi dan menularkan kepada manusia.
Hubungan adanya virus corona atau COVID-9 dengan pemusnahan kelelawar, aga cirus tersebut tidak bermutasi sehingga dapat menyerang ke manusia atau bersifat zoonosis.
Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah I Surakarta, Titi Sudaryanti memastikan bahwa pemusnahan hanya dilakukan kepada kelelawar yang berada di pasar burung.
Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah I Surakarta, Titi Sudaryanti mengatakan kelelawar yang hidup dialam tidak dimusanahkan, melainkan dibiarkan saja, mereka mempunyai habitat sendiri. Ini pun kita lakukan sesuai dengan prosedur, supaya kelelawar ini tidak diperjual belikan. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar