Rabu, 11 Maret 2020

Kementerian mengidentifikasi tiga area yang rentan terhadap penangkapan ikan ilegal

Kementerian mengidentifikasi tiga area yang rentan terhadap penangkapan ikan ilegal
Kementerian mengidentifikasi tiga area yang rentan terhadap penangkapan ikan ilegal

ASLIKARTU - Kementerian Kelautan dan Perikanan telah Agen Poker mengidentifikasi tiga wilayah - perairan Laut Natuna Utara, Selat Malaka, dan Laut Sulawesi - yang rentan terhadap praktik penangkapan ikan ilegal oleh kapal-kapal asing.

"Kami telah mengidentifikasi tiga area yang harus kami waspadai sebagai titik-titik yang rentan terhadap penangkapan ikan ilegal. Tiga area tersebut adalah Laut Natuna Utara, Selat Malaka, dan Laut Sulawesi," Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Tb Haeru Rahayu dicatat dalam sebuah pernyataan di sini pada hari Rabu.

Pada hari Selasa (10 Maret), Direktorat Jenderal Sumber Daya Kelautan dan Pengawasan Perikanan telah menahan dua kapal penangkap ikan ilegal karena perburuan liar di Selat Malaka.


Pihak berwenang juga menangkap 12 anggota awak Myanmar yang mengoperasikan jaring pukat terlarang.

Sebelumnya pada bulan Maret, badan tersebut telah menahan lima kapal asing ilegal karena perburuan di perairan Natuna Utara dan membawa 68 anggota awak Vietnam ke dalam penahanan.

Kantor imigrasi Pontianak telah menahan 27 nelayan Vietnam dari tiga kapal penangkap ikan untuk perburuan liar di perairan Natuna Utara baru-baru ini.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo telah menegaskan kembali komitmen kementerian untuk meningkatkan pengawasan dan memperkuat armada patroli.

Selama empat bulan terakhir, kementerian telah menahan 15 kapal asing ilegal yang terdiri dari delapan kapal Vietnam, empat kapal Filipina, dan tiga kapal Malaysia. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar