Selasa, 24 Maret 2020

Dua pasien di bawah pengawasan di Bogor meninggal : pusat virus corona

Dua pasien di bawah pengawasan di Bogor meninggal : pusat virus corona
Dua pasien di bawah pengawasan di Bogor meninggal : pusat virus corona

ASLIKARTU - Dua warga Bogor yang mengalami gejala COVID-19 meninggal saat berada di bawah pengawasan di rumah sakit kota, Agen Poker kata Sri Nowo Retno, juru bicara Pusat Krisis COVID-19 Pemerintah Kota Bogor.

"Para pasien telah melakukan tes usap tenggorokan, tetapi hasil yang menunjukkan apakah mereka dites positif atau negatif untuk COVID-19 belum tersedia oleh laboratorium Kementerian Kesehatan," Retno mengungkapkan dalam sebuah pernyataan yang diterima oleh ANTARA di sini pada hari Selasa.

Kedua pasien telah menderita penyakit tertentu sebelum dikirim ke rumah sakit, katanya, menambahkan bahwa jumlah pasien yang ditempatkan di bawah pengawasan telah meningkat dari delapan menjadi 14 pada hari Selasa.

Dua dari mereka meninggal sementara empat lainnya dipulangkan dari rumah sakit. "Jadi, masih ada delapan pasien di bawah pengawasan yang saat ini dirawat di rumah sakit," kata Retno.


Pada hari Selasa, 283 orang telah diawasi, sementara enam pasien COVID-19 dirawat di bangsal isolasi rumah sakit, tambahnya.

COVID-19, yang awalnya menyerang kota Wuhan di Cina pada akhir Desember 2019, telah menewaskan sedikitnya 16.591 orang dan menginfeksi tak kurang dari 384.432 orang di 195 negara dan wilayah di seluruh dunia, menurut laporan media.

Di Indonesia, virus telah menginfeksi setidaknya 686 orang dan merenggut 55 nyawa, sementara 30 orang telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit.

Mempertimbangkan meningkatnya jumlah kematian dan penyebaran virus, WHO telah menyatakan wabah korona sebagai pandemi global.

Di Kota Metro, Provinsi Lampung, seorang anak berusia 2,4 tahun telah dirawat di rumah sakit umum setelah mengalami flu, sesak napas, dan suhu 38 derajat Celcius.

"Pasien tersebut sedang dalam pengawasan dan saat ini sedang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Ahmad Yani," kata kepala Satuan Tugas Penyakit Novel Metroona (COVID-19) Kota Metro, Nasir AT MM.

Balita menderita influenza, demam, dan kesulitan bernapas setelah dibawa ke sebuah kota di Provinsi Jawa Barat untuk suatu fungsi, katanya. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar