![]() |
| COVID-19: Orang Indonesia didesak untuk menunda tradisi tahunan 'mudik' |
ASLIKARTU - Pemerintah Indonesia telah mendesak warga negara untuk tidak kembali ke kota asal mereka, atau, setidaknya, untuk Agen Poker menunda rencana perjalanan mereka selama musim Idul Fitri 'mudik' tahun ini sehubungan dengan wabah coronavirus.
'Mudik' mengacu pada eksodus tahunan warga ke kampung halaman mereka untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar dan kolega mereka.
"Kita tidak perlu meninggalkan rumah dan melakukan perjalanan jauh bersama keluarga. Melakukan hal itu akan sangat berisiko (dalam hal menyebarkan infeksi COVID-19)," kata juru bicara Pemerintah Indonesia untuk menangani COVID-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers. pada hari Jumat di Jakarta.
Risiko penyebaran penularan ke lebih banyak daerah akan jauh lebih tinggi karena kontak dekat antara pelancong, terutama mereka yang menggunakan transportasi umum yang padat, lanjutnya.
Oleh karena itu, Yurianto mengimbau masyarakat luas untuk menjadi bijak mengenai rencana mereka untuk kembali ke kota asal mereka. Dia membuat permohonan yang kuat kepada orang-orang untuk menunda mereka kembali sampai kondisinya membaik.
Tahun ini, hari libur Idul Fitri akan jatuh pada 24-25 Mei. Perayaan Muslim menandai akhir bulan suci Ramadhan, ketika umat Islam di seluruh dunia berpuasa.
Bagi jutaan Muslim Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, kembali ke kampung halaman mereka di pulau Jawa dan Sumatra selama periode "mudik" (eksodus) telah menjadi tradisi tahunan.
Eksodus ini telah mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Indonesia karena berupaya untuk mengandung infeksi COVID-19, kata Achmad Yurianto.
Dia menunjukkan bahwa kontak dekat telah menjadi penyebab utama peningkatan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia.
"Kontak yang dekat dengan sumber penyakit menyebabkan penularan dalam komunitas," katanya.
Jumlah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi meningkat secara signifikan dari 893 pada hari Kamis (26 Maret) menjadi 1.046 pada hari Jumat, dengan sembilan pasien lagi yang menyerah pada infeksi, sehingga jumlah total kematian menjadi 87.
Sementara itu, jumlah pasien yang telah pulih dari COVID-19 juga meningkat menjadi 46.
COVID-19, yang awalnya melanda kota Wuhan di Cina pada akhir Desember 2019, telah merenggut sekitar 24 ribu jiwa dan menginfeksi tak kurang dari 510 ribu orang di 195 negara dan wilayah di seluruh dunia, menurut laporan media.
CNN melaporkan bahwa jumlah kasus COVID-19 yang terkonfirmasi di AS telah mencapai setidaknya 82 ribu, melampaui penghitungan di Cina dan Italia, sementara jumlah kematian di negara itu mencapai paling sedikit 1.195. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar