![]() |
| COVID-19: LSM mencari penundaan proses pemilihan lokal |
ASLIKARTU - Asosiasi Pemilihan dan Demokrasi (Perludem) telah mendesak pemerintah untuk menunda beberapa formalita Agen Poker prosedural dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) setelah pandemi coronavirus.
LSM telah meminta agar proses pemilihan tertentu, seperti pelantikan komite pemilihan (PPS), verifikasi calon kandidat, pencocokan data pemilih, dan penelitian ditunda sebagai bagian dari penanggulangan COVID-19.
"Kami menganggap itu langkah yang tepat, meskipun sudah agak terlambat, karena sejak awal wabah COVID-19, kami telah mendesak KPU (Komisi Pemilihan Umum) untuk membuat penyesuaian pada jadwal proses," kata direktur eksekutif Perludem Titi Anggraini di sini pada hari Sabtu.
KPU perlu melakukan perubahan karena COVID-19 telah menjadi pandemi global dan memicu situasi darurat nasional, katanya.
"Menurut pendapat kami, pemilihan kepala daerah tidak boleh dikecualikan dari prosedur darurat nasional sehingga semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu mematuhi dan mematuhi protokol untuk menangani COVID-19, yang telah diumumkan secara resmi oleh pemerintah," katanya. kata.
Proses implementasi pilkada akan mencakup pertemuan tatap muka antara penyelenggara pemilu dan pemilih, katanya.
"Jadi, aneh bahwa di tengah darurat nasional saat ini, KPU masih memutuskan untuk melanjutkan proses pemilihan seperti biasa," katanya.
Penundaan proses pilkada tidak akan melanggar peraturan yang ada, tambahnya.
"Ada pengaturan untuk pemilihan lanjutan dan pemilihan tambahan, sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 120 dan Pasal 121 Undang-Undang Nomor 1/2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota," katanya. Agen Sakong








0 komentar:
Posting Komentar