
ASLIKARTU NEWS - Setelah masker dan hand sanitizer, alat pengukur suhu tubuh di Palembang mulai terjadi kelangkaan. Jika pun ada, harganya naik lima kali lipat dari biasanya. AGEN DOMINO
Kepala Dinas Kesehatan Palembang, Ayus mengungkapkan, kelangkaan tersebut terjadi sejak beberapa hari terakhir atau sejak bertambahnya pasien positif Corona di Indonesia. Harga pengukur suhu tubuh di Palembang telah mencapai Rp3,5 juta dari harga normal Rp750 ribu.
"Kami laporkan kepada bapak Wali Kota Palembang bahwa alat pengukur suhu tubuh sudah langka. Di Jakarta harganya Rp2,5 juta, tapi saya tanya ke RSUD Bari Palembang harganya sudah Rp3,5 juta, itu pun barangnya tidak ada," katanya, Senin (16/3).
AGEN POKER ONLINE
Menurutnya, ketersediaan alat itu sangat penting karena untuk mencegah secara dini penyebaran virus Corona. "Alat yang digunakan juga harus valid, asli, bukan asal-asalan," ujarnya.
Mengingat rekomendasi Wali Kota Palembang untuk menyediakan alat pengukur suhu tubuh dan hand sanitizer di setiap kantor pemerintahan dan tempat-tempat seperti mal, perhotelan atau lainnya, Ayus berencana bekerjasama dengan pihak ketiga. Sementara anggarannya akan dibahas kembali mengingat diperlukan biaya cukup besar.
"Kami meminta vendor-vendor untuk menyediakan, untuk teknisnya bisa disiapkan oleh masing-masing dinas," pungkasnya. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar