Rabu, 25 Maret 2020

Aceh masih merupakan gerbang utama penyelundupan narkoba : polisi

Aceh masih merupakan gerbang utama penyelundupan narkoba : polisi
Aceh masih merupakan gerbang utama penyelundupan narkoba : polisi

ASLIKARTU - Aceh tetap menjadi salah satu pintu masuk utama yang digunakan oleh pengedar narkoba untuk menyelundupkan Agen Poker narkotika secara ilegal ke Indonesia, menurut Kepala Inspektur Jenderal Polisi Aceh Wahyu Widada.

Provinsi Sumatra Utara dan Riau adalah dua pintu gerbang utama bagi para penyelundup narkoba, kata Wahyu Widada, yang memimpin operasi untuk menghancurkan obat-obatan yang disita pada Selasa di Banda Aceh.

Untuk memenangkan perang melawan narkoba, semua pemangku kepentingan di negara ini perlu bekerja sama karena perjuangan tidak dapat dilakukan oleh penegak hukum saja, katanya.

Pada hari Selasa, polisi Aceh menghancurkan 1,2 ton ganja, 41,98 kilogram kristal metamfetamin, 2.644 pil ekstasi, dan 1.041 tanaman ganja.

Obat-obatan disita selama serangkaian penggerebekan yang diadakan dari 11 Februari hingga 2 Maret 2020, di mana semua polisi di Aceh berpartisipasi. Operasi tersebut menghasilkan 48 tersangka ditangkap.


Fakta bahwa Aceh tetap menjadi pintu masuk bagi para penyelundup obat bius transnasional di Indonesia juga telah dikonfirmasi oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Heru Winarko.

Winarko mengatakan narkoba diselundupkan ke Provinsi Aceh dari negara-negara seperti Thailand dan Malaysia melalui jalur laut dan jalur alternatif. Mereka kemudian didistribusikan di berbagai wilayah Indonesia.

Mengingat ancaman serius yang ditimbulkan oleh raja obat bius, Winarko membahas masalah yang terkait dengan perang Indonesia terhadap narkoba dengan menteri keamanan tertinggi Mahfud MD pada 5 Desember 2019.

Salah satu masalah yang mereka diskusikan adalah perlunya mengeksekusi terpidana mati. "Hukuman mati adalah bagian dari undang-undang yang harus dijatuhkan," kata Winarko setelah pertemuannya dengan menteri koordinator untuk urusan politik, hukum, dan keamanan.

Beberapa narapidana yang dipidana mati belum menghadapi eksekusi karena pelanggaran terkait narkoba. Selain masalah ini, ia juga membahas beberapa hal lain, termasuk distribusi narkoba di penjara.

Dia mengatakan dia percaya cara termudah untuk menghentikan perdagangan narkoba di dalam penjara adalah dengan menghentikan jaringan komunikasi di dalam lembaga pemasyarakatan. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar