Kamis, 12 Maret 2020

188 kru World Dream akan segera bersatu kembali dengan kerabat

188 kru World Dream akan segera bersatu kembali dengan kerabat
188 kru World Dream akan segera bersatu kembali dengan kerabat

ASLIKARTU - 188 awak kapal World Dream Cruise akan segera dipersatukan kembali dengan keluarga mereka masing-masing setelah menyelesaikan Agen Poker karantina 14 hari mereka di tengah coronavirus novel (COVID-19) yang memprihatinkan di Pulau Sebari Kecil, bagian dari Jakarta, pada hari Jumat.

"Pada hari Jumat, mereka menyimpulkan periode pengamatan 14 hari mereka. Sejauh ini, mereka dalam keadaan sehat," Komandan Gabungan Komando Daerah Pertahanan I Laksamana Yudo Margono memberi tahu para wartawan di Pulau Kepala, Kabupaten Kepulauan Seribu Jakarta, Kamis.

Sebelum dipersatukan kembali dengan keluarga mereka masing-masing, anggota kru World Dream akan diangkut ke dermaga Komando Angkatan Laut Militer (Kolinlamil) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, naik kapal Angkatan Laut Indonesia KRI-Semarang 594, ungkapnya.

Di dermaga, anggota kru akan diterima oleh perwakilan dari pemerintah daerah mereka. Masing-masing juga akan diserahkan sertifikat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Indonesia, ungkap Margono.


Sekitar 60 persen dari 188 anggota awak berasal dari Provinsi Bali. Mereka bekerja sebagai koki di kapal pesiar Dream World.

Pemerintah Indonesia telah memilih Pulau Sebaru Kecil sebagai tempat karantina untuk penyakit COVID-19 untuk 188 orang Indonesia dari World Dream liner dan 69 orang Indonesia bekerja sebagai awak kabin dari kapal pesiar Diamond Princess.

COVID-19, yang pertama kali menyerang kota Wuhan di Cina pada akhir Desember 2019, menewaskan sedikitnya 4.500 orang dan menginfeksi lebih dari 120 ribu orang di seluruh dunia. Di Indonesia, virus telah menginfeksi 34 orang dan membunuh satu orang.

Memperhatikan meningkatnya jumlah kematian dan meningkatnya penyebaran virus ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah korona sebagai pandemi global.

Pemerintah Indonesia telah menerapkan tindakan pencegahan sejak tahap awal wabah koronavirus yang pertama kali melanda kota Wuhan di Cina pada akhir Desember 2019.

Selain memasang pemindai termal di bandara dan pelabuhan laut negara itu, serta membuat persiapan di rumah sakit di seluruh nusantara, pemerintah Indonesia telah memulangkan beberapa ratus warga.

Pada 2 Februari, total 238 warga negara Indonesia diterbangkan dari Wuhan, Cina, untuk kemudian dikarantina di Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Natuna. Semua orang Indonesia ini ditemukan sehat dan dipersatukan kembali dengan keluarga mereka.

Pada 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan bahwa dua orang Indonesia dinyatakan positif COVID-19. Jumlah yang terinfeksi dikonfirmasi oleh pemerintah cenderung terus meningkat selama beberapa hari terakhir. Agen Sakong


0 komentar:

Posting Komentar