Rabu, 25 Maret 2020

1.600 personel keamanan berjaga-jaga di pemakaman ibu Presiden

1.600 personel keamanan berjaga-jaga di pemakaman ibu Presiden
1.600 personel keamanan berjaga-jaga di pemakaman ibu Presiden

ASLIKARTU - Sekitar 1.600 personel polisi dan militer akan berjaga di pemakaman ibu Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, Agen Poker yang meninggal pada hari Rabu setelah pertempuran empat tahun dengan kanker.

Pengaturan keamanan akan dilakukan di sekitar rumah berkabung - di sepanjang jalan menuju kuburan dan di sekitar kuburan, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel, mengatakan kepada pers di pintu masuk kediaman Presiden Joko Widodo di Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah, pada hari Rabu.

Kepala Komando Daerah Militer Diponegoro, Mayor Jenderal M Effendi, mengatakan keluarga besar Presiden Jokowi juga telah meminta masyarakat untuk menahan diri dari membayar upeti kepada Sujiatmi di rumah berkabung setelah penyebaran coronavirus.


"Mengingat situasi saat ini, orang-orang telah dipanggil untuk membayar upeti terakhir mereka kepada ibu Presiden dari rumah mereka," katanya.

Untuk memutus rantai transmisi COVID-19, publik harus mematuhi kebijakan jarak sosial, katanya.

Ibu Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 4.45 malam. waktu setempat pada hari Rabu di kota asalnya Solo, Jawa Tengah. Dia berusia 77 tahun.

Dilahirkan pada 15 Februari 1943, Sujiatmi menikah dengan Widjiatno Notomiharjo. Mereka memiliki empat anak. Presiden Joko Widodo, anak pertama mereka, lahir di Solo pada 21 Juni 1961.

Presiden Jokowi mendarat di kota asalnya pada pukul 5:52 malam. waktu setempat pada hari Rabu dan bergegas ke rumah berkabung untuk membayar upeti kepada ibunya. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar